galaxy bima sakti

Bagian langit yang padat bintang dan tampak semarak dikala langit cerah sekali di Indonesia di kenal dengan sebutan “Bimasakti”. Hamparan bintang itu keseluruhannya tampak bagaikan ban yang mengelilingi Bumi. Dalam era astronomi modrn analisis bintang-bintang itu menyebar dan membuktikan bahwa sekitar 400 ribu juta bintang, termasuk didalamnya Matahari, berada dalam satu tatanan.
Bimasakti adalah suatu pulau bintang dan Tatasurya kita berada di dalamnya. Bentuk tatanan itu mirip sekali dengan sebuah cakram yang bergaris tengah 100 ribu tahun cahaya, (bila kita tempuh dengan pesawat berkecepatan cahaya, maka akan memakan waktu selama 100 ribu tahun baru sampai), atau 950 ribu trilyun KM.
Di jaman dahulu orang Yunani menamakan Bimasakti dengan sebutan Galaksi, orang sekarang menamakan Galaksi sebagai suatu tatanan atau pulau bintang.

Diluar Galaksi Bimasakti terdapat banyak sekali Galaksi lain, berada dalam kelompok-kelompok yang di sebut dengan “Gugus Galaksi”. Sekitar 18 galaksi yang berada dalam satu gugus dengan Bimasakti disebut “Gugus Lokal”. Galaksi-galaksi itu ada yang berbentuk spiral, spiral bergaris, ellipsoid, mirip bola, dan ada pula yang tidak teratur.

Kenyataannya gugus-gugus Galaksi itupun cenderung terkelompok-kelompok dalam gugus-gugus besar.
Selain berputar pada porosnya masing-masing, galaksi bergerak saling menjauhi, menunjukkan bahwa di jaman dahulu saling berdekatan dan bahwa pada suatu waktu berawal dari suatu gumpalan pada 15 milyar tahun yang lalu meledak, menyebabkan energi tersebar dan membentuk ruang yang makin lama makin besar, Galaksi-galaksi terbentuk dan bergerak karena dorongan tenaga dari pusat ledakan itu sampai sekarang. Teori ledakan itu dikenal dengan sebutan teori “Big Bang”.

Dengan teknik audiovisual planetarium mengajak penonton mengenali arsitektur alam semesta serta hukum-hukum fisika yang berlaku didalamnya.
Nalarnya dapat bebas lepas mengarungi jagad mikro, keluar dari kungkungan hidupnya yang duniawi sekali waktu mungkin nalar itu menembus masuk ke jagad mikro, dunia atom yang sama rumitnya. Pengetahuan mengenai jagad ini bagi banyak penonton sering menimbulkan rasa kagum, merenungkan keterbatasan dan kekerdilan manusia, dan mempertebal keyakinannya kepada kekuasaan Pencipta alam semesta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s